CARA MEMBUAT POMPA HIDRAM DARI BESI UKURAN 4 INCHI

Pompa Hydram adalah sejenis pompa air yang bekerja berdasarkan hasil tenaga dari air itu sendiri dan lebih difungsikan untuk menaikan air dari tempat yang rendah ke tempat yang lebih tinggi. Dengan demikian Hydram merupakan sarana yang sangat efisien untuk keperluan/kebutuhan manusia bukan hanya dalam rumah tangga namun dapat digunakan dalam hal bidang pertanian, perikanan, perkebunan dan lainnya. Kepraktisan lain yang dimiliki pompa air ini yakni tidak memerlukan sumber tenaga tambahan seperti listrik, perawatannya mudah, serta bahan pembutannya tidak terlalu sulit untuk didapatkan. Inovasi hydram dewasa ini sudah sangat berkembang mulai yang terbuat dari bahan plastik/PVC maupun berbahan dasar dari Besi/galvanis.
Contoh model Pompa Hydram dari PVC dan Besi :

Pada dasarnya baik itu pompa yang terbuat dari pvc ataupun dari besi keduanya mempunyai prinsip kerja yang sama. Serta masing-masing mempunyai keunggulan juga kelemahan. PVC atau plastik unggul karena bahannya lebih mudah dirakit lantaran tidak perlu dilas-las segala cukup memakai lem pipa, tidak berkarat, serta ringan tapi mudah pecah dan tidak tahan jangka lama dibandingkan besi. Begitu pula yang terbuat dari Besi, lebih kuat/kokoh, tidak mudah pecah, gampang berkarat membutuhkan penyambungan dengan alat las listrik. Dan kali ini saya akan memaparkan bagaimana caranya membuat pompa dongki air ini dengan bahan baku dari besi. Sedang yang berbahan pipa PVC akan saya lanjutkan pada artikel selanjutnya.

KOMPONEN-KOMPONEN POMPA :
Gambar saya sengaja urutkan dari bagian atas Tabung Pompa ke bawah agar sedikit lebih mudah dipahami bagian per bagiannya.
1. Rangkaian Tabung. Besi ukuran 4" ( Air Vessel ) dan Mur-Baut 6 x M10

air vessel








Tabung besi dengan ukuran 4 inchi dengan panjang 80 cm dan Baut Mur sebanyak 6 buah, dengan ukuran 10, mudah didapatkan di toko material bangunan atau bengkel-bengkel sepeda, motor, mobil dll. Namun disini anda dapat menggunakan ukuran sesuai selera yang penting dapat digunakan dengan benar. Tidak usah terpaku dengan gambar ataupun ukuran sebenarnya. Mau dibuat lima lobang juga tidak apa-apa kalau yakin nanti hasilnya betul-betul rapat tidak bocor pada sambungan dengan flange/gasket dan platnya.
lampiran :




2. Rangkaian Katup Pengantar ( Delivery Valve )
Katup pengantar atau disebut klep pengantar berfungsi sebagai pintu buka tutup air dan memampatkan udara pada tabung untuk menekan air ke saluran output penyaluran.

lampiran :



3. Rangkaian Klep/Katup Pembuangan ( Impulse Valve )
Klep buang atau katup buang yang berfungsi sebagai pembuangan kelbihan air yang tidak masuk ke dalam tabung pompa.
lampiran :


4. Rangkaian Bodi Pompa ( Pump Body )
lampiran :

5. Desain secara keseluruhan kurang lebihnya :

Demikian sekilas penjelasan dari saya tentang pembuatan Pompa Hydram dari besi ukuran 4 inch. Yang jelas karena medianya berbahan besi maka tak lepas dari bantuan teknisi las dan tukang bubut.
Semoga artikel ini dapat menambahi ide rekan-rekan semua yang sedang bereksperimen akan pompa tanpa bahan bakar ini. Jika ada pengalaman untuk dibagikan silahkan share, mari kita saling berbagi dan bertukar pengalaman untuk memaksimalkan uji coba. Indahnya saling berbagi Bersama.

BUAH JENITRI OMSET DEVISA DESA PUJOTIRTO - KEBUMEN

Bagi sebagian masyarakat perkotaan mungkin banyak yang belum tahu apa itu Buah Jenitri.
Buah Jenitri di India disebut sebagai buah
Rudraksha negara asal jenitri tersebut, tanaman ini dapat mencapai tinggi 25 - 30 m dengan batangnya yang tegak dan bulat berwarna cokelat keputihan. Sisi/tepi daunnya bergerigi dan meruncing di bagian ujung. Rudraksha di India diartikan sebagai Mata Dewa Shiwa. Dan Hindu meyakini Rudraksha adalah air Mata Dewa Shiwa yang menitik ke bumi dan tetesan air mata itu tumbuh menjadi pohon Rudraksha yang di Indonesia lebih dikenal dengan jenitri, ganitri atau genitri. Pohon jenitri atau bahasa latinnya Elaeocarpus ganitrus banyak ditanam di Jawa Tengah, Sumatera, Kalimantan, Bali, dan Timor. Indonesia memasok 70% kebutuhan jenitri yang diekspor dalam bentuk butiran biji. Sebanyak 20% pasokan lainnya dari Nepal. Sedangkan India, negara paling banyak menggunakan rudaksa hanya memproduksi 5%.


Konon menurut cerita pada masa ±150 tahun silam ada orang India tinggal di daerah Kauman, Kabupaten Kebumen. Dia memberikan pohon jenitri kepada seseorang santri yang mengaji di masjid daerah Kauman tersebut. Orang India itu lalu memberikan bimbingan dari mulai menanam pohonnya hingga panen buah jenitri. Orang India yang namanya berganti Mukhi itu juga menampung buah jenitri untuk dibawa ke negaranya. Dia menghargai sebutir jenitri dengan harga yang tinggi. Sehingga masyarakat Kauman waktu itu yang menanam pohon jenitri itu bertambah banyak dan lahannyapun makin luas. Dan sekarang ini yang sedang menjadi sorotan dunia adalah hasil budidaya jenitri yang merbak masyarakat Desa Penusupan dan Desa Pujotirto. Menurut keterangan Ir. Komari, peneliti dari Pusat Penelitian Institut Teknologi Bandung, biji-biji jenitri keras dan awet, bisa digunakan untuk 8 generasi. Kecuali ukuran, setiap biji memiliki jumlah lekukan atau mukhis berbeda. Jumlahnya bervariasi mulai dari 1 hingga 21 mukhis yang memiliki perbedaan arti. Mukhis yaitu jumlah serat jenitri/garis lekukannya pada buah yang telah dikupas. Mukhis rata 2 dibawah 8 dan Mukhis istimewa 8-30 akan semakin tinggi harganya karena langka dan jarang ditemukan. Wajar saja kalau Pak Dasiran petani dan pembudidaya Jenitri ini bercerita bahwa tak ada satupun pengusaha Jenitri yang rugi, karena harga jenitri terbilang sangat tinggi. Bahkan dirinya pernah bercerita hanya dengan 2 butir jenitri dia dapat membeli motor.
 






Sebenarnya apa sih manfaat buah Jenitri tersebut ? kok harganya seprti berlian...
Manfaat jenitri bukan sekadar alat 'hitung' dalam berdoa laiknya tasbih bagi kaum Muslim atau rosario bagi umat Nasrani. Biji jenitri juga berfungsi menghilangkan stres.
Hal itu dibuktikan oleh Dr Suhas Roy dari Benaras Hindu University. Penelitiannya mengungkap “ utrasum bead “ sebutan jenitri di Amerika, biji jenitri mengirimkan sinyal secara beraturan ke jantung ketika digunakan sebagai kalung. Ia mengatur aktivitas otak yang mengarah pada kesehatan tubuh. Efek itu diperoleh lantaran biji sima-sebutan jenitri di Sulawesi Selatan-memiliki sifat kimia dan fisik berupa induksi listrik, kapasitansi listrik, pergerakan listrik, dan elektromagnetik. Karena itu biji jenitri mempengaruhi sistem otak pusat saat menyebarkan rangsangan bioelektrokimia. Hasilnya, otak merasa tenang dan menghasilkan pikiran positif. Sebetulnya, komposisi kimia jenitri tak beda jauh dengan buah lainnya. Antara lain 50,024% karbon, 17,798% hidrogen, 0,9461% nitrogen, dan 30,4531% oksigen. Beberapa elemen mikro dalam biji tanaman anggota famili Elaeocarpaceae itu adalah aluminum, kalsium, klorin, tembaga, kobalt, nikel, besi, magnesium, mangan, dan fosfor. Jenitri memiliki nilai spesifik gravitasi sebesar 1,2 dengan pH 4,48. Saat digunakan untuk berdoa, misalnya, jenitri memiliki daya elektromagnetik sebesar 10.000 gauss pada keseimbangan Faraday, hasil konduksi elektron alkalin. Nah karena itulah buah jenitri dipercaya mengontrol tekanan darah, stres, serta berbagai penyakit mental. Jenitri juga dipercaya menyembuhkan epilepsi, asma, hipertensi, radang sendi, dan penyakit hati.


Ia berguna saat dikalungkan di leher ataupun diminum air rebusan. Caranya? Biji jenitri direndam semalam lalu diminum saat perut kosong.
Itu terbukti efektif meredam hipertensi dan menghasilkan perasaan tenang dan damai. Dalam 7 hari, tekanan darah turun bila dibarengi dengan mengalungkan jenitri di leher. Khasiat lain, jenitri berfungsi sebagai pelindung tubuh dari bakteri, kanker, dan pembengkakan. Uji praklinis yang dengan seekor babi sebagai hewan percobaan, membuktikan jenitri mencegah kerusakan paru-paru. Sebelumnya, babi diinduksi pemicu luka, histamin, dan asetilkoline aerosol. Meski diberi zat perusak paru-paru, organ pernapasan babi-babi itu tetap baik, karena glikosida, steroid, alkaloid, dan flavonoid yang terkandung dalam jenitri melindungi paru-paru. Keempat zat organik itu juga bersifat antibakteri. Terhitung 28 jenis bakteri gram positif dan negatif enyah oleh ekstrak jenitri antara lain Salmonella typhimurium, Morganella morganii, Plesiomonas shigelloides, Shigella flexnerii, dan Shigela sonneii.
Ada lagi peran lain yang dimainkan oleh genitri sebagaimana hasil riset Dwiarum Setyoningtyas dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Institut Teknologi Bandung: jenitri sebagai penyerap polutan. Ia membandingkan konsentrasi gas sulfur oksida, nitrogen oksida, dan karbon monoksida dalam kotak kaca berisi tumbuhan ganatri dengan kotak tanpa tumbuhan. Itu sebabnya, Jenitri juga digunakan sebagai pohon pelindung di sepanjang jalan Bandung-Lembang,' kata Eka Budianta seorang budayawan dari Jawa Barat.

Pohon Ganitri dlm masa Pertumbuhan
Buah Jenitri Siap Panen (belum dikupas)




















Desa Pujotirto , kecamatan Karangsambung ,kabupaten Kebumen Jawa Tengah adalah salah satu tempat yang banyak ditumbuhi pohon genitri yang mempunyai harga menggiurkan. Masyarakat sekitar menyebutnya dengan nama jenitri atau beberapa orang menyebutnya buah rudharaksa, biji buah ini bulat berukuran berkisar 6-13 mili, dan bergerigi atau mempunyai bintik bintik yang timbul, gerigi ini dipisahkan oleh garis, sebuah jenitri kebanyakan mempunyai garis lima tapi ada juga yg bergaris lebih atau kurang, pada saat awal berbuah warna kulit biji jenitri adalah hijau, dan ketika siap panen kulit biji jenitri berwarna biru. Setelah dikupas dalamnya berwarna coklat. Biji jenitri memiliki harga yang tinggi, harga tersebut ditentukan dari motif dan ukurannya serta garis yang ada dibiji tersebut. Pada 3 tahun kebelakang, semakin kecil biji itu semakin tinggi harganya. Yaitu 150 rupiah untuk ukuran 6 mili, 130 rupiah untuk 6,5 mili dan seterusnya semakin murah. Sedangkan 3 tahun sekarang yang banyak diminati adalah yang ukurunnya 8-10 mili dan harganya ditentukan oleh motifnya. Jika motifnya bagus bisa dihargai sampai 10.000 rupiah per biji,bahkan 13.000 Rupiah per biji dan motif yang biasa biasa saja atau normal dibandrol dengan harga 30 rupiah per biji. Jadi tidak heran jika banyak masyarakat desa Pujotirto kec. Karangsambung kab. Kebumen, yang sukses karena berbisnis jenitri. Tak tanggung tanggung mereka bisa untung dalam jumlah puluhan juta bahkan ratusa juta rupiah. Dalam saatu kali panen petani bisa mendapat puluhan hingga ratusan juta rupiah juga. Pohon ini dalam satu tahun dapat berbuah sebanyak dua kali . sedangkan untuk bisa berbuah pohon jenitri memerlukan waktu sekitar lima sampai tujuh tahun setelah ditanam. Perawatannya cukup mudah, kita hanya perlu menanam memberi pupuk serta menyirami dengan rutin. Tidak hanya menjual dalam bentuk butiran per biji masyarakat desa Pujotirto juga membuat kalung serta gelang dari bahan dasar buah jenitri. Mereka memnggunakan mesin pompa air yang dimodifikasi menjadi bor, digunakan untuk melubangi buah tersebut dan akan dirangkai menggunakan benang khusus. Jumlah buah biji jenirti yang digunakan untuk membuat satu buah kalung ditentukan. Masyarakat biasanya memerlukan 109 butir buah jenitri berukuran sedang untuk membuat satu buah kalung . sedangkan jenirti yang ukurnnya kecil memerlukan 114 butir. “untuk membuat satu kalung, biasanya saya memerlukan 109 butir jenitri, dan untuk jenitri yang ukuranya kecil biasanya membutuhkan 114 butir” terang Bapak Toro ,salah satu pembisnis jenitri desa Pujotirto. Harga satu kalung yang bermotif normal dihargai 10.000 rupiah sampai 25.000 rupiah, sedangkan yang motifnya bagus satu kalung dihargai sampai ratusan ribu rupiah.

Kebanyakan pembeli adalah orang orang luar Indonesia yaitu Cina dan Nepal. Orang cina dan nepal berbondong bondong mencari buah tersebut dan membelinya dalam bentuk butiran , kalung, atau orang menyebutnya mala, mereka membeli jeniti dengan harga yang tinggi. Sebenernya tidak hanya ada di Desa Pujotirto Kec, karangsambung Kab. Kebumen yang minat akan bisnis buah tersebut, jenitri juga bnyak terdapat di berbagai daerah diantaranya kec. Seruweng Kab.Kebumen, Kabupaten Cilacap dan lain lain.Jenis pohonnya pun berbeda beda , ada yang menamai jenis Medana, Kediri, Kiswanto dan beberapa bibit jenis normal lainnya. Dan untuk memperbaik jenis buah jeitri biasanya mereka menyetek pohon jenitri. “pohon jenitri banyak terdapat diberbagai tempat tidak hanya ada di Kecamatan Karangsambung, tetapi juga didaerah lain. Seperti di kecamatan seruweng, Kabupaten Cilacap dan masih banyak didaerah lain, jenisnya pun berbeda beda.” Tutur bapak Toro. Dan tentang kegunaan biji jenitri itu sendiri masih banyak orang yang belum tau dengan sepenuhnya. Masyarakat hanya menjual barang dalam bentuk butir kalung maupun gelang kepada pembeli atau bayer dari luar, dan bayer bayer tersebut membawanya ke negara asal mereka masing masing. Entah digunakan sebagai asesoris obat maupun benda untuk ritual. 

Demikianlah artikel kali ini tentang Buah Jenitri yang harganya bagaikan emas atau berlian. Dan menjadi omset penghasilan yang sangat tinggi. Bagi Anda yang ingin mencoba bisnis di bidang pertanian tidak ada salahnya untuk mencoba menjadi petani Jenitri yang succes.

TIPS MENJAGA KESEHATAN ALAT VITAL KAUM WANITA

Menjaga kesehatan daerah kewanitaan (vagina), bukan merupakan pekerjaan yang mudah memang. Dibutuhkan ketekunan dan ketelitian dalam perawatannya. Masalah yang paling sering muncul adalah mengenai keputihan. Keputihan sendiri dapat merupakan sesuatu yang normal terjadi. Bahkan, produksinya dapat meningkat jika seorang wanita sedang mengalami peningkatan jumlah hormon di saat sekitar masa menstruasi atau saat hamil, mendapatkan rangsangan seksual, mengalami stres atau kelelahan berlebihan, dan sedang menggunakan obat-obatan tertentu atau alat kontrasepsi.

Agar daerah kewanitaan tetap sehat dan tidak terjadi masalah keputihan yang tidak normal, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Sebaiknya pengguanaan pakaian dalam yang terbuat dari bahan katun atau sutra daripada bahan sintetis. Gantilah pakaian dalam rutin setiap hari.
2. Hindarilah terlalu lama menggunakan pakaian ketat (celana ketat spt jeans) atau stocking sebab dapat meningkatkan kelembaban daerah kewanitaan dan mempermudah iritasi, pertumbuhan bakteri dan jamur.
3. Jauhi barang produk seperti semprot kewanitaan, tisu warna yang mengandung pewangi, pembalut wanita yang mengandung pewangi. Barang-barang tersebut dapat menyebabkan iritasi daerah vagina karena zat kimia yang terkandung didalamnya.
4. Bila sedang memakai pembalut, gantilah pembalut secara rutin 2-3x sehari/jangan menggunakan pembalut lebih dari 8 jam. Hal tersebut dapat menyebabkan peningkatan akumulasi bakteri pada vagina dan justru bisa menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius.
5. Mencuci dan membilas pakaian dalam 2x dengan bersih sehingga tidak ada bahan iritan yang masih menempel seperti deterjen atau pengharum pakaian.
6. Hindari penggunaan sabun pewangi, cairan pewangi, bedak di sekitar area kewanitaan.
7. Pada dasarnya, cairan vagina merupakan pelumas alami yang berfungsi untuk mengurangi risiko terjadinya lecet maupun iritasi saat berhubungan seksual. Namun, tambahan pelumas kadang diperlukan bila produksi cairan vagina tersebut kurang adekuat misalnya pada usia lanjut. Dengan cara ini kesehatan Vagina akan lebih terasa.
8. Membersihkan dan mencuci daerah kewanitaan dengan arah dari depan ke belakang unutuk menghindari pindahnya bakteri dari bagian anus ke area kewanitaan.
9. Jangan melakukan vaginal douching ini dapat menimbulkan iritasi dan menghilangkan bakteri yang baik, yang berguna menjaga daerah kewanitaan tetap sehat.
10. Mencukur rambut vagina anda secara teratur dengan alat cukur yang sterill. Rambut yang terlalu lebat di area vagina terkadang bisa menjadi tempat bersarangnya kuman jika tidak telaten menjaga kebersihannya.
11. Jangan suka ganti-ganti pasangan seksual ingat penyakit kelamin, dan tidak melakukan hubungan sex di luar nikah.
12. Perhatikan pula menu makan Anda untuk menjaga kesehatan serta merawat vagina. Anda mungkin tidak menyadarinya, tapi makanan serta  minuman yang tidak sehat dapat mempengaruhi kesehatan vagina serta reproduksi. Sebaliknya, beberapa jenis minuman justru dapat membantu mengatasi masalah kesehatan vagina Anda juga bisa merawat vagina seperti : jus cranberry atau yogurt yang dapat mencegah infeksi pada vagina.

Adapun untuk perawatan kewanitaan dengan mempergunakan bahan-bahan alami bisa Anda simak berikut ini :

a. Dengan Daun Kemangi yang mengandung euganol akan mampu membunuh kuman dan jamur penyebab aroma tidak sedap pada daerah kewanitaan. Selain mengandung euganol, daun kemangi juga mengandung minyak atsiri yang berguna untuk mengharumkan daerah kewanitaan. Caranya dengan mengkonsumsi daun kemangi sebagai lalapan atau diolah menjadi jus.
b. Menggunakan Daun Sirih yang mengandung zat antiseptik dan euganol yang mampu membunuh kuman penyebab bau tak sedap pada daerah kewanitaan. Caranya dengan mengolahnya menjadi ramuan pewangi daerah kewanitaan. Ambil 5-10 lembar daun sirih, cuci bersih dan rebus dengan air hingga mendidih. Biarkan sampai dingin kemudian gunakan untuk membasuh daerah kewanitaan setiap pagi dan malam sebelum tidur. Lakukan secara rutin, jika sudah mencapai hasil yang diinginkan maka kurangi penggunaannya.
c. Memakai Daun Pandan manfaat minyak atsiri dan euganol yang terkandung di dalamnya mampu membunuh kuman penyebab aroma tidak sedap pada daerah kewanitaan. Caranya dengan mengkonsumsinya sebagai minuman. Ambil 10 lembar daun pandan, cuci bersih kemudian tumbuk sampai halus dan kemudian diperas sambil disaring. Hasil perasannya dicampur dengan madu dan beri sedikit garam. Kemudian minum setiap hari sebelum tidur, lakukan hingga memperoleh hasil yang Anda inginkan.
d. Daun Lidah Buaya biasanya digunakan sebagai bahan untuk menyuburkan dan menghitamkan rambut, ternyata dapat juga mengharumkan daerah kewanitaan. Seperti halnya daun kemangi, sirih dan pandan. Lidah buaya juga mengandung euganol dan minyak atsiri yang mampu membunuh kuman penyebab bau tak sedap. Caranya, ambil lidah buaya kemudian cuci sampai bersih. Tumbuk sampai halus dan campur dengan madu secukupnya. Minum setiap hari sebelum tidur hingga memperoleh hasil yang diinginkan.

e. Campuran Buah Srikaya dan Kunyit putih
Caranya ambil 1 buah srikaya, pisahkan dengan bijinya. Tambahkan dengan kunyit putih yang telah dicuci bersih dan diiris halus secukupnya. Seduh racikan tersebut dengan segelas air panas. Diamkan sebentar dan minum ramuan tradisional tersebut selama seminggu berturut-turut. Cara ini juga dapat membuat kewanitaan Anda menjadi lebih sehat, tidak becek serta keset sehingga akan menjadikan suami tambah merasa.....karena apa?.

Itulah beberapa tips serta cara merawat alat vital wanita secara alami dan tidak berbahaya, semoga tips diatas berguna bagi anda untuk bisa merawat kewanitaannya dengan lebih baik, sehingga tidak akan ada keluhan lagi untuk vagina anda dimasa yang akan datang.
Bagi Anda yang ingin mendapatkan kepuasan untuk merawat vagina tentunya berkonsultasi dengan dokter spesialist adalah pilihan yang paling tepat.
Harta yang sangat berharga bagi wanita adalah Mahkotanya yakni tak lain adalah Kewanitaannya.